Pameran Karya Konstelasi

Bioplastik Kombinasi Pektin dan Kitosan

Khairul Iman

Semakin meningkatnya konsumsi plastik berbasis petrokimia dapat berakibat pada peningkatan risiko pencemaran dan kerusakan lingkungan. Maka diperlukan suatu produk inovasi berkelanjutan yang mampu mengganti penggunaan plastik konvensional. Salah satunya adalah melalui pembuatan bioplastik yaitu plastik yang disintesis dari bahan-bahan alami sehingga mampu diuraikan kembali oleh mikroorganisme dalam tanah. Inovasi bioplastik ini dibuat dari kombinasi dua polimer alami yaitu pektin dan kitosan serta penambahan gliserol sebagai plasticizer. Pektin yang digunakan berasal dari hasil ekstraksi kulit jeruk, sementara kitosan yang digunakan diperoleh dari cangkang kepiting.

Bioplastik ini memiliki karakteristik ketebalan yang memenuhi standar pengemas makanan dari Japanese International Standar (JIS) yaitu sebesar 0,127-0,145 mm, nilai ketahanan air yang mendekati standar plastik dari (Standar Nasional Indonesia) SNI yaitu sebesar 97,4 dan nilai biodegradabilitas yang memenuhi standar dari SNI sebesar 97,2%. Selain itu, bioplastik ini juga dapat dikembangkan sebagai produk pengemas pangan yang edible atau dapat dimakan karena terbuat dari bahan-bahan yang aman untuk dikonsumsi dan tidak beracun, memiliki tampilan yang transparan serta bersifat elastis.

Environmental Friendly Product

Teknik Grafika